SISTEM PENGUKURAN KADAR AIR PADA BIJI KAKAO BERBASIS INTERNET OF THINGS

Main Article Content

Sri Astuti
Akhmad Qashlim
Syarli Syarli

Abstract

Pertanian modern saat ini mulai mengadopsi teknologi untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi, salah satunya dalam pengolahan biji kakao yang sangat dipengaruhi oleh kadar air. Masalah utama yang dihadapi petani adalah kesulitan dalam mengetahui tingkat kadar air pada biji kakao secara akurat, yang berdampak pada kualitas dan harga jual produk. Penelitian ini menggunakan metode VDI 2206 dalam merancang sistem pengukuran kadar air berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan mikrokontroler ESP8266, sensor Soil Moisture, dan sensor DHT11. Solusi yang ditawarkan adalah sistem otomatis yang dapat menampilkan kadar air secara real-time melalui LCD OLED dan website monitoring sehingga petani dapat memantau kelembaban tanpa metode manual. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sistem dapat berfungsi dengan baik dalam tiga kondisi pengujian (tanah kering, tanah basah, dan biji kakao) dan memberikan informasi yang akurat serta mudah diakses oleh pengguna.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

[1] S. Aminah, A. S. Sunarya, dan N. Hadiatiningsih, “Perancangan sistem peminjaman alat praktikum pada laboratorium dengan metode VDI 2206,” dalam Seminar Nasional Informatika dan Aplikasinya (SNIA), Sep. 2019.
[2] Bintang, “Rancang bangun uji volume air pada buah coklat kering menggunakan Arduino,” 2022. [Online]. Tersedia: View of RANCANG BANGUN UJI VOLUME AIR PADA BUAH COKLAT KERING MENGGUNAKAN ARDUINO.pdf
[3] F. Fatmawati, R. Sunartaty, dan F. Meutia, “Validasi metode pengujian kadar air dengan analisis perbandingan akurasi dan presisi,” Serambi Journal of Agricultural Technology, vol. 5, no. 1, pp. 59–63, 2023, doi: 10.32672/sjat.v5i1.6214.
[4] N. L. Mauliddiyah, “Analisis struktur kovarian terhadap indikator kesehatan pada lansia yang tinggal di rumah dengan fokus pada persepsi subjektif kesehatan,” vol. 2, p. 6, 2021.
[5] G. S. A. Putra, A. Nabila, dan A. B. Pulungan, “Power supply variabel berbasis Arduino,” JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia, vol. 1, no. 2, pp. 139–143, 2020, doi: 10.24036/jtein.v1i2.53.
[6] A. Rahman, A. Achmad, A. L. Arda, dan A. Qashlim, “Sistem monitoring pergerakan kapal nelayan tradisional menggunakan Internet of Things,” Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer, vol. 9, no. 2, pp. 137–145, 2023.
[7] R. Rahman, S. Syarli, dan B. Burhanuddin, “Penerapan sistem Internet of Things (IoT) monitoring pada kendaraan,” Journal Peqguruang: Conference Series, vol. 2, no. 1, p. 240, 2020, doi: 10.35329/jp.v2i1.1410.
[8] S. R. Dumadi, “Peningkatan kadar air biji kakao kering selama penyimpanan pada suhu ruang,” JITE, vol. 1, no. 12, pp. 45–54, 2011.
[9] R. D. Valentin, B. Diwangkara, J. Jupriyadi, S. D. Riskiono, dan E. Gusbriana, “Alat uji kadar air pada buah kakao kering berbasis mikrokontroler Arduino,” Jurnal Teknik dan Sistem Komputer, vol. 1, no. 1, pp. 28–33, 2020, doi: 10.33365/jtikom.v1i1.87.